Koarmada II dan US Navy Matangkan Rencana Latma CARAT 2025 Melalui IPC
1 min read

Koarmada II dan US Navy Matangkan Rencana Latma CARAT 2025 Melalui IPC

Sengkelatnews.com TNI Angkatan Laut bersama the United States Navy (US Navy) dalam hal ini Commander Destroyer Seven dibawah 7th Fleet Command, menggelar Initial Planning Conference (IPC) untuk Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Paban III Lat Sopsal Mabesal, Kolonel Laut (P) Lukman Kharish, selaku Senior Staff Officer for Exercise IPC CARAT 2025, serta LCDR Casey DeSormier sebagai the U.S. Navy Lead Planner Destroyer Squadron Seven. Acara berlangsung di Auditorium Puslatkaprang, Kolat Koarmada II, pada Jumat (28/2).

IPC CARAT 2025 dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 27 hingga 28 Februari 2025, dengan tujuan utama, yaitu merencanakan skenario dan tinjauan aspek pelatihan yang akan dilaksanakan. Agenda utama meliputi penentuan tempat, tanggal dan lokasi Field Training Exercise (FTX), penyusunan skema manuver (Scheme of Maneuver/SOM), identifikasi aset yang akan terlibat, peralatan dan perlengkapan, hingga pembahasan materi latihan di fase darat (shore phase) dan laut (sea phase). Selain itu, perencanaan logistik dan kebutuhan informasi pendukung guna kepentingan latihan, juga menjadi salah satu fokus pembahasan.

Latma CARAT sendiri merupakan latihan bilateral tahunan yang rutin digelar oleh TNI AL dalam hal ini Koarmada II bersama US Navy atau USMC. Latihan ini berfokus pada peningkatan kemampuan dalam bidang Naval Warfare dan Maritime Security guna memperkuat kerja sama dan interoperabilitas antara kedua angkatan laut. Tahun ini, CARAT 2025 membawa konsep baru yang lebih komprehensif, dengan mengintegrasikan berbagai aset dan personel tempur dari kedua negara, terutama dalam meningkatkan kesadaran domain maritim.

Di tempat terpisah, Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo menyampaikan dukungan penuh dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Latma CARAT 2025. Ia menegaskan bahwa latihan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan profesionalisme prajurit TNI AL, tetapi juga mempererat kerja sama strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam menjaga stabilitas dan keamanan maritim di kawasan.

(Pen/akm)