Koramil 0830/19 Bersama Instansi Terkait Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak
2 mins read

Koramil 0830/19 Bersama Instansi Terkait Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak

Sengkelatnews.com  Dalam upaya meringankan beban warga terdampak luapan Sungai Brantas, Koramil 0830/19 Karangpilang bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan distribusi bantuan makanan siap saji kepada warga di Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karangpilang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Februari 2025.

Bantuan makanan siap saji tersebut disediakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya. Distribusi bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Brantas.

Distribusi bantuan ini dilakukan secara terkoordinir oleh tim gabungan yang terdiri dari Koramil Karangpilang, Polsek Karangpilang, BPBD, Dinsos, Tagana, dan Babinsa Kelurahan Warugunung. Bantuan makanan siap saji didistribusikan kepada warga di beberapa RT dan RW yang terdampak, antara lain, RT 01, RT 06, dan RT 07 di RW 01 RT 01 dan RT 02 di RW 02. Warga yang menerima bantuan terlihat antusias dan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah dan instansi terkait.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan perwakilan instansi, antara lain, Kabid Dorlog BPBD Kota Surabaya, Bapak Buyung Hidayat,  Danramil 0830/19 Karangpilang, Mayor Achmad Fahrudin,  Kanit Lantas Polsek Karangpilang, AKP Supriono, Perwakilan Koramil 0830/19 Karangpilang, Perwakilan Polsek Karangpilang,  Tim BPBD Kota Surabaya, Tim Dinsos Kota Surabaya,  Relawan Tagana Kota Surabaya,  Babinsa Kelurahan Warugunung,  Kasi Kesra Kelurahan Warugunung

Danramil Karangpilang Achmad Fahrudin menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan, debit air Sungai Brantas di wilayah Karangpilang mencapai sekitar 40 cm. Akibat luapan air sungai, aktivitas warga setempat terhambat, dan sebagian wilayah terendam banjir. “Petugas yang bertugas di lokasi menghimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air sungai yang lebih tinggi dari kondisi saat ini”, ujarnya.

“Petugas yang bertugas di lokasi juga mengingatkan warga untuk tetap waspada dan mematuhi arahan dari pihak berwenang. Warga dihimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika kondisi sungai semakin memburuk. Selain itu, warga juga diharapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari aktivitas di sekitar sungai yang berpotensi membahayakan”, terangnya.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menghadapi bencana alam. Dengan semangat gotong royong, diharapkan warga terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal.(Pen/akm)